Karya Para Kartini Menghubungkan Kita

Retno Nuwani Chandra Dewi atau yang akrab dipanggil Roro dalam talk show bertema Peran Kartini Perhubungan untuk Keselamatan Transportasi, Keluarga dan Lingkungan di Ruang Mataram Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (11/4), mengajak kepada seluruh perempuan untuk menjadi pribadi yang berguna.

“Jangan kalah sama laki-laki,” tegas Roro, pengemudi perempuan pertama di Transjakarta, di hadapan undangan maupun tamu pada acara yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Roro yang telah bergabung dengan Transjakarta sejak 2006 bercerita kemampuan mengemudi dimilikinya sejak duduk di sekolah menengah pertama (SMP). Kompetensi tersebut didapatkannya secara otodidak dengan membawa kendaraan milik ayahnya yang merupakan pengusaha angkutan kota (angkot).

Ia yang memiliki SIM B1 juga mendapat dukungan dari anaknya untuk menjadi pramudi. Situasi tersebut semakin menguatkan keinginannya untuk mengembangkan kemampuan dan karier. Akhirnya harapan itupun terwujud.

Kini Roro melayani para pelanggan Transjakarta untuk layanan bus wisata. Sebelumnya ia mengemudikan bus reguler.

Roro kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, 16 Maret 1968, itu menjadi salah satu narasumber talk show bertema Peran Kartini Perhubungan untuk Keselamatan Transportasi, Keluarga dan Lingkungan di Ruang Mataram Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (11/4).

Selain Roro, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti, Masinis Wanita Tiara Alincia Fitri, Mualim I Kapal Camara Nusantara I PT Pelni Akma Sugianingsih, Pilot Wanita Pertama PT Garuda Indonesia Capt Ida Fikriyah menyampaikan dalam acara Peran Kartini Perhubungan untuk Keselamatan Transportasi, Keluarga dan Lingkungan di Ruang Mataram Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (11/4) yang dimoderatori psikolog, Tika Bisono.

 

 

Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)