Kompetensi SDM Transjakarta Ditingkatkan

Lebih dari 650 ribu orang menggunakan layanan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan operasional bus mencapai 2.000 unit setiap harinya yang menjangkau ke berbagai wilayah. Kondisi ini menggambarkan masyarakat mengandalkan moda transportasi publik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam setiap aktifitasnya.

Demi mempertahankan hingga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maka Transjakarta melaksanakan kerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono dengan Kepala BPSDMP Umiyatun Hayati Triastuti di Jakarta, Kamis (10/1). Kesepakatan ini meliputi penyelenggaraan, pelatihan, pelatihan, dan dukungan keahlian bagi Transjakarta.

Agung menegaskan manusia adalah subyek utama dari kemajuan yang ingin dicapai. Karena itu perusahaan bekerja sama dengan institusi yang berkompeten, BPSDMP.

Transjakarta menargetkan bisa menyerap 750 lulusan BPSDMP di 2019, naik signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebanyak 250 orang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Umiyatun Hayati Triastuti mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman dengan Transjakarta. Sesuai program prioritas pemerintah untuk pengembangan sumber daya manusia pada tahun 2019.

Menurutnya, kerja sama ini juga akan menyempurnakan kurikulum BPSDMP sesuai perkembangan dan kebutuhan. Kompetensi sumber daya manusia harus dikembangkan seiring pembangunan infrastruktur.

BPSDMP juga memenuhi kebutuhan akan sumber daya manusia dari industri.

 

 

Humas PT Transportasi Jakarta (Transjakarta)