Pertama di Indonesia, Aplikasi Tije Dapat Digunakan Untuk Membeli dan Mentraktir Tiket Menggunakan QR Code Transfer Ke Siapa Saja. Mendukung Pelaksanaan Kebijakan 1 (satu) Kartu 1 (satu) Pelanggan dan Teknologi Tanpa Sentuh

Jakarta, 02 Oktober 2020 – Moda transportasi kebanggaan warga DKI sekaligus (Buss Rapid Transit System) BRT terintegrasi terpanjang di dunia, Transjakarta, merevolusi seluruh wajah perangkat teknologi digital informasinya untuk memberikan kenyamanan, kemudahan dan pengalaman menyenangkan kepada warga DKI pengguna transportasi umum berbasis jalan yang terintegrasi ke dalam Jak Lingko.

Revolusi tersebut dimulai dari lompatan kemampuan fitur aplikasi mobile Tije yang semakin simple, ramah, canggih, tanpa sentuh dan sungguh berbeda dari yang lainya karena memberikan asistensi lebih khusus kepada pelanggan setianya. Mulai hari ini, fitur-fitur tersebut dapat digunakan warga DKI di manapun berada, termasuk yang masih dirumah saja pada masa PSBB.

Adapun fitur canggih ini menjadi transportasi dalam genggaman, tertanam dalam applikasi Tije
berupa:
1. Transfer Tiket: membelikan tiket untuk teman, kesayangan, keluarga atau siapapun melalui
aplikasi Tije di telefon genggamnya
2. Digital QR Ticketing : kepraktisan membeli tiket tanpa buka dompet dan mengambil kartu
dapat dilakukan pada applikasi Tije
3. Smart Assistance : merupakan asisten pribadi dalam genggaman yang mengingatkan agenda atau rencana bepergian menggunakan layanan terintegrasi Tije maupun Jaklingko.
4. Estimasi Kedatangan bus secara real time: pelanggan dan warga DKI kini tidak perlu membuka berbagai aplikasi atau ke halte untuk mengetahui estimasi kedatangan bus, cukup dalam telepon genggam pada applikasi Tije.

Pada saat prosesi peluncuran fitur transfer tiket yang dilakukan bersama Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Susilo Dewanto dan Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transportasi Jakarta (Transkakarta), Achmad Izzul Waro ini ditemukan bahwa kecepatan transfer tiket mencapai maksimal 5 (lima) detik dengan kapasitas internet yang memadai. Kemudian kecepatan tap in pada gate koridor ditemukan mencapai 2 (dua) hingga 3 (tiga) detik.

Hadir dalam peluncuran, Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub DKI Jakarta Susilo Dewanto
menyampaikan Aplikasi Tije dengan sederet fitur-fitur canggih ini sejalan dengan Kegiatan Strategis Daerah No.29 terkait dengan Transportasi Terintegrasi Jak Lingko yang dalam salah satu indikator keberhasilannya adalah pelaksanaan One Man One Ticket oleh Transjakarta. Di mana, unthk mendukung hal ini, Transjakarta memberikan solusi melalui inovasi digital pada aplikasi resminya, yakni Aplikasi Tije.

Inovasi melalui media digital ini dikatakan Susilo menjadi perhatian utama karena turut mendukung program Pemerintah Provinsi dalam menekan penyebaran virus Covid-19 melalui transisi benda. Dengan demikian seluruh moda Transportasi milik pemerintah yg melayani warga DKI siap terintegrasi secara sistem monitoring dan pembayaran guna memberikan kenyamanan dan pengalaman menyenangkan menggunakan layanan yg pemprov DKI

Kemudian ditambahkan lagi oleh Izzul Waro, upaya Transjkarta untuk menjadikan pengalaman
menyenangkan menggunakan Transjakarta kami lengkapi dengan penyediaan WIFI kecepatan tinggi tanpa bayar atau gratis bagi pelanggan setia Transjakarta. Hal ini membantu kelancaran antrian masuk dan keluar halte terutama pada jam- jam padat, ujar Izzul.

Lebih lanjut Izzul mengatakan bahwa Transjakarta menyiapkan WIFI gratis ini ke seluruh koridor (1-13), namun, hingga akhir tahun ini kami siapkan untuk 12 koridor terlebih dahulu dikarenakan sudah tersedia fiber optic. Pada koridor 13, akan kami siapkan fiber opticnya agar dapat dinikmati seluruh pelanggan dan warga DKI. Tidak lupa kami sampaikan bahwa Transjakarta juga membuka kesempatan memanfaatkan fitur WIFI gratis ini bagi pengusaha yang ingin memasarkan produknya kepada rata rata  250 ribu pelanggan setiap hari dimasa PSBB ini dan hingga 1 juta perhari pada saat normal tanpa COVID.

Namun demikian, ujar Izzul dengan sudah dimudahkanya akses terhadap pembelian dan top up tiket, maka Transjakarta mulai hari ini juga menerapkan sistem satu orang satu kartu. Ini sangat kami tekankan untuk memastikan upaya yang dilakukan Pemprov DKI untuk memutus mata rantai penyebaran COVID 19 dapat dilakukan secara disiplin tanpa kecuali.

Layanan ini dapat digunakan dengan mendownload aplikasi TIJE yang telah tersedia di IOS maupun Android. Transjakarta mengajak seluruh warga DKI untuk saling melindungi dengan menggunakan teknologi tanpa sentuh, gunakan satu kartu satu orang untuk memutus penularan virus dan jangan lupa 3M yakni Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta tetap di rumah saja.

Simak selalu media sosial resmi kami di Twitter: @PT_Transjakarta dan Instagram: @pt_transjakarta untuk mendapatkan informasi resmi mengenai informasi terkait layanan terkini kami dan gunakan selalu aplikasi TIJE untuk mempermudah perjalanan anda menggunakan Transjakarta.