
JAKARTA, 11 September 2026 - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus berkomitmen membangun kesiapsiagaan dan budaya keselamatan, tidak hanya di lingkungan operasional tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Sebagai langkah mitigasi bahaya kebakaran di musim kemarau, Transjakarta menggelar pelatihan dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta menyerahkan bantuan 30 unit APAR kepada warga di sekitar kawasan Depo Cawang dan Kantor Pusat Transjakarta, Jumat (11/9).
Kegiatan pelatihan dan simulasi ini merupakan program CSR Transjakarta yang diikuti secara antusias oleh perwakilan warga dari Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar. Penyerahan 30 unit APAR tersebut ditujukan untuk mendukung kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana Kebakaran.
Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Mohamad Deddy Gamawan (Dega), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keselamatan ini.
"Kami menyapaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah mengikuti pelatihan ini dengan antusias serta berpartisipasi aktif dalam praktik penggunaan APAR. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam membangun budaya keselamatan, kesiapsiagaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar," ujar Dega.
Dega berharap pengetahuan dan keterampilan pencegahan kebakaran yang telah didapatkan dapat disebarluaskan lebih luas ke lingkungan keluarga dan tetangga.
"APAR tentunya harus tersedia dan siap digunakan. Namun, harapan kita bersama adalah APAR tersebut tidak pernah perlu digunakan karena potensi kebakaran dapat kita cegah sejak awal. Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana: tidak mengabaikan potensi bahaya, memastikan instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dalam kondisi aman, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berisiko," tambahnya.
Sebagai wujud nyata kepedulian dan kontribusi terhadap warga di sekitar Depo Cawang dan Kantor Pusat Transjakarta, bantuan 30 unit APAR tersebut didistribusikan secara proporsional ke beberapa titik pemukiman, meliputi:
- RW 05: RT 04, RT 05, RT 06, RT 11, dan RT 12
- RW 06: RT 05 dan RT 07
- RW 07: RT 01, RT 02, RT 03, RT 08, dan RT 10
- RW 08: RT 06, RT 07, dan RT 14
Selain menekankan pentingnya mitigasi bencana, Transjakarta juga memanfaatkan momen ini untuk mempererat sinergi dan komunikasi terbuka dengan warga pemukiman sekitar area operasional.
"Kami menyadari bahwa aktivitas operasional Transjakarta di sekitar Depo Cawang dan Kantor Pusat memiliki mobilitas yang cukup tinggi dan pada kondisi tertentu mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat sekitar. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh warga untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan Transjakarta. Keselamatan tidak mengenal batas antara lingkungan perusahaan dan lingkungan masyarakat. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," tutup Dega.
Melalui kegiatan pelatihan dan penyerahan bantuan APAR ini, Transjakarta berharap dapat meningkatkan ketahanan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengantisipasi potensi risiko kebakaran, khususnya selama periode musim kemarau.

