
Jakarta, 4 Juni 2026 – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan apresiasi kepada petugas lapangan yang telah menunjukkan komitmen dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga sterilisasi jalur busway. Langkah tegas ini penting untuk memastikan kelancaran operasional bus serta keselamatan pelanggan di koridor.
Apresiasi internal, dalam program "Satu Meja" tersebut diberikan kepada dua petugas Sterilisasi dan Keamanan Jalur, Muhammad Taofik Hidayat dan Ahmad Zulfikar.
Kedua petugas tersebut sempat mendapat perhatian publik setelah dengan tegas menghalau pengendara sepeda motor yang nekat menerobos portal jalur busway di kawasan Pesakih, Jakarta Barat, pada Senin (18/5). Meski sempat terlibat adu argumen, petugas tetap menjalankan prosedur dengan memberikan edukasi terkait aturan jalur khusus tersebut kepada pelanggar.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, dalam kegiatan internal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Agenda ini turut dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen Transjakarta.
Dalam sambutannya, Welfizon Yuza menyampaikan bahwa konsistensi petugas di garda terdepan sangat berpengaruh terhadap kualitas layanan Bus Rapid Transit (BRT), khususnya dalam mempertahankan kecepatan perjalanan bus dan ketepatan waktu layanan.
"Saya memberikan apresiasi atas dedikasi rekan-rekan di lapangan yang tetap teguh menjalankan tugas dan prosedur, meski harus berhadapan dengan berbagai tantangan dan dinamika di masyarakat. Sikap profesional ini sangat membantu menjaga kelancaran layanan Transjakarta," ujar Welfizon.
Mendukung Konsistensi Layanan BRT
Welfizon menjelaskan bahwa sterilisasi jalur merupakan salah satu pilar utama dalam penyelenggaraan transportasi publik modern. Selain sterilisasi, Transjakarta saat ini juga fokus memperkuat aspek prioritas bus di persimpangan lalu lintas. Keberhasilan dalam menjaga jalur tetap steril dari kendaraan pribadi secara langsung berdampak pada efisiensi waktu tempuh yang dinikmati oleh pelanggan.
"Tantangan di lapangan tidak mudah, namun komitmen petugas untuk tetap menegakkan aturan di jalur busway sangat vital. Kami juga melihat kesadaran masyarakat penikmat transportasi umum semakin baik, yang tidak lepas dari konsistensi penjagaan di lapangan," tambahnya.
Sebagai layanan Transportasi publik yang melayani mobilitas, Transjakarta secara berkala memberikan ruang apresiasi bagi karyawan yang menunjukkan kinerja baik dan disiplin dalam bertugas. Langkah ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh insan Transjakarta untuk mempertahankan standar pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
"Terima kasih atas kerja keras rekan-rekan yang telah menjalankan tanggung jawabnya dengan baik di lapangan. Semoga sikap disiplin ini bisa terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi seluruh tim," tutup Welfizon.
