
JAKARTA, 7 Maret 2026 - Menyambut kemuliaan bulan suci Ramadan, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali hadir di tengah masyarakat melalui aksi kepedulian sosial yang hangat. Mengusung semangat kebersamaan, Transjakarta menggelar kegiatan santunan dan silaturahmi bagi anak-anak yatim piatu serta penyandang disabilitas di RPTRA Kampung Pulo Asri, Jakarta Timur.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata dari filosofi pelayanan perusahaan: “Senyum di Setiap Perjalanan, Kebaikan di Setiap Langkah.”
Berbagi Sebagai Bentuk Syukur
Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, Direktur Keuangan, SDM dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah refleksi rasa syukur atas kepercayaan masyarakat terhadap Transjakarta selama ini.
“Bagi kami, berbagi adalah detak jantung dari tanggung jawab sosial perusahaan. Kami percaya bahwa setiap keberhasilan yang diraih Transjakarta membawa amanah untuk membantu sesama. Ada hak mereka yang membutuhkan di dalam setiap langkah kemajuan kami,” ungkap Mayang.
Sentuhan Kasih untuk Sesama
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Transjakarta menyalurkan santunan kepada 111 anak yatim piatu dan penyandang disabilitas. Kehadiran tim Transjakarta di lingkungan Kelurahan Pinang Ranti ini bertujuan untuk:
- Menghadirkan Kegembiraan: Memberikan dukungan moral dan materiil agar adik-adik kita merasakan kebahagiaan Ramadan yang setara.
- Mempererat Silaturahmi: Membangun hubungan harmonis dengan warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.
- Dampak Sosial Positif: Memastikan keberadaan transportasi publik tidak hanya memudahkan mobilitas fisik, tapi juga menyentuh sisi emosional masyarakat.
Komitmen Melayani dengan Hati
Transjakarta berkomitmen untuk terus bertransformasi. Tidak hanya fokus pada keandalan armada dan layanan transportasi, tetapi juga konsisten dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi warga Jakarta.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ladang keberkahan bagi semua pihak. Semoga semangat berbagi ini menginspirasi kita semua untuk terus melangkah dengan kebaikan, baik di dalam bus maupun di luar jalur lintasan,” tutup Mayang.
