
JAKARTA, 2 Februari 2026 - Aksi heroik Tommy (39), pengemudi bus kecil Mikrotrans, dalam menggagalkan aksi penjambretan di Jalan Mastrip, Ciracas, Jakarta Timur, pada Jumat (30/1), mendapat perhatian luas. Sebagai bentuk apresiasi, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengundang langsung Tommy ke Kantor Pusat Transjakarta di Cawang, Jakarta Timur, pada Senin (2/2).
Tommy, yang sehari-hari melayani rute Pinang Ranti–Kampung Rambutan (JAK19), disambut langsung oleh Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza dan Direktur Operasional dan Keselamatan Daud Joseph. Dalam pertemuan tersebut, Tommy menceritakan secara langsung peristiwa menegangkan saat dirinya menggagalkan aksi kriminal tersebut.
Ia menuturkan, kejadian berlangsung sekitar pukul 20.13 WIB. Saat itu, terdapat tiga pelanggan yang sedang menunggu layanan Mikrotrans di sebuah halte. Dari jarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, Tommy melihat gerak-gerik seseorang yang tampak mencurigakan. Tak lama kemudian, pelaku dengan cepat menjambret telepon genggam seorang penumpang perempuan dan melarikan diri menggunakan sepeda motor bersama rekannya.
“Melihat kejadian itu, saya langsung mengejar pelaku. Setelah jarak cukup dekat, saya menabrak motor pelaku hingga terjatuh. Untuk menghindari amukan massa, pelaku saya amankan ke dalam bus. Selanjutnya, pelaku dan korban saya bawa ke Terminal Kampung Rambutan untuk dilaporkan kepada petugas dan ditangani lebih lanjut,” ujar Tommy.
Aksi berani tersebut mendapat respons positif dari jajaran direksi Transjakarta. Selain menjalankan tugas melayani mobilitas masyarakat, Tommy dinilai menunjukkan kepedulian dan keberanian yang mencerminkan nilai kemanusiaan. Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza berharap tindakan Tommy dapat menjadi teladan bagi pengemudi lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi keberanian Pak Tommy dalam membantu menggagalkan aksi penjambretan di area layanan Transjakarta. Ini membuktikan bahwa Transjakarta melayani dengan hati dan siap membantu pelanggan dalam kondisi apa pun. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” kata Welfizon.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta Daud Joseph juga menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa pelaku lain yang sempat melarikan diri saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
“Identitas pelaku lainnya sudah diketahui dan saat ini ditangani oleh pihak berwajib. Kami mengucapkan terima kasih atas keberanian Pak Tommy. Kami juga mengimbau agar seluruh petugas dan pelanggan saling menjaga satu sama lain,” tutup Daud.
Dalam pertemuan tersebut, Tommy juga menerima apresiasi khusus sebagai bentuk penghargaan sekaligus penyemangat atas keberanian dan dedikasinya dalam menjaga keamanan pelanggan.
